TA DIGITAL
Analisa Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Barang Dagangan Pada CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus = Analysis of the Effectiveness of the Internal Control System for Merchandise Inventory at CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus
Fadhel Muhammad Zulkarnaen, “Analisa Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Barang Dagangan Pada CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus” Tugas Akhir D3 Akuntansi Politeknik Negeri Semarang dibawah bimbingan Kusmayadi, S.E., M.Si,.Akt.,CA.,AAP dan Lilis Mardiana A., S.H, M.Kn Agustus 2026, 110 Halaman
Persediaan barang merupakan salah satu aset penting dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan sehingga diperlukan sistem pengendalian internal yang efektif untuk menjaga keamanan persediaan, meningkatkan ketepatan pencatatan, serta meminimalkan risiko kehilangan, kerusakan, dan kesalahan dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal atas persediaan barang dagangan pada CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan membandingkan penerapan sistem pengendalian internal perusahaan berdasarkan lima komponen Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO), yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal atas persediaan barang dagangan pada CV Mubarokfood Cipta Delicia Kudus secara umum telah berjalan efektif. Hal tersebut ditunjukkan melalui adanya pemisahan fungsi yang tegas, otorisasi berjenjang, penggunaan dokumen bernomor urut dan berkode warna, serta pengawasan terhadap persediaan. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan, terutama pada sistem informasi dan komunikasi yang masih bergantung pada dokumen berbasis kertas. Kendala lainnya meliputi kompleksitas dokumen manual, validasi berulang ketika volume penjualan meningkat, risiko perbedaan waktu antara pencatatan stok fisik dan administratif, serta ketergantungan pada kedisiplinan personel. Upaya peningkatan yang dapat dilakukan meliputi digitalisasi pencatatan persediaan, penggunaan barcode scanner, penyederhanaan formulir administrasi, pelatihan secara berkala, dan pelaksanaan audit stok secara mendadak.
Tidak tersedia versi lain