TA DIGITAL
Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Harga Pokok Proses pada UMKM Wingko Babat Erlangga Bulan April 2026 = Calculation of Cost of Production Using the Process Costing Method at the Wingko Babat Erlangga MSME in April 2026
Ayu Salsabila Anggraini, “Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Harga Pokok Proses Pada UMKM Wingko Babat Erlangga Bulan April 2026” Tugas Akhir DIII Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Dewi Sri Marsanti S.E., M.M., dan Agni Astungkara, S.E., M.Sc., Agustus 2026, 90 halaman.
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung perbedaan antara harga pokok produksi berdasarkan perhitungan menurut perusahaan dengan perhitungan menggunakan metode harga pokok proses. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif dan eksposisi. Hasil perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode harga pokok proses menunjukkan bahwa biaya perbuah untuk wingko babat original sebesar Rp 1.874,06, wingko babat pandan sebesar Rp 1.891,11, wingko babat nangka sebesar Rp 2.171,01, dan wingko babat cokelat sebesar Rp 2.082,46. Terdapat selisih yaitu untuk wingko babat original sebesar Rp 208,06, wingko babat pandan sebesar Rp 141,11, wingko babat nangka sebesar Rp 5,01, dan wingko babat cokelat sebesar Rp 166,46. Selisih tersebut terjadi karena ada sebagian biaya overhead pabrik yang belum dibebankan oleh perusahaan dan menyebabkan harga pokok yang dihitung menjadi lebih rendah dari seharusnya.
Kata Kunci : Harga Pokok Produksi, Metode Harga Pokok Proses, Biaya Produksi.
Tidak tersedia versi lain