SKRIPSI DIGITAL
Alat Ukur Kelembapan Biji Kopi dan Estimasi Durasi Penjemuran Berbasis Logika Fuzzy = Coffee Bean Moisture Measurement and Drying Duration Estimation Based on Fuzzy Logic
Proses penjemuran biji kopi merupakan salah satu tahapan penting dalam penanganan pascapanen karena kadar air yang tidak sesuai dapat menurunkan mutu, mempercepat pertumbuhan jamur, serta mengurangi daya simpan biji kopi. Penentuan tingkat kelembapan dan lama penjemuran masih banyak dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman, sehingga hasilnya cenderung subjektif dan kurang konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat ukur kelembapan biji kopi yang mampu mengestimasi durasi penjemuran menggunakan metode logika fuzzy.
Sistem yang dikembangkan menggunakan sensor kelembapan berbasis resistansi sebagai pendeteksi kadar air biji kopi dan sensor DHT22 untuk mengukur suhu lingkungan. Sinyal analog dari sensor kelembapan diproses menggunakan modul Analog to Digital Converter (ADC) ADS1115 beresolusi 16-bit sehingga diperoleh pembacaan yang lebih stabil dan memiliki resolusi lebih tinggi dibandingkan ADC internal mikrokontroler. Seluruh data diolah oleh Arduino Nano menggunakan metode Fuzzy Inference System (FIS) Sugeno dengan dua variabel masukan, yaitu kelembapan biji kopi dan suhu lingkungan, untuk menghasilkan estimasi durasi penjemuran. Hasil pengukuran dan estimasi ditampilkan pada LCD 20×4 sehingga dapat dibaca secara langsung oleh pengguna.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu mengukur tingkat kelembapan biji kopi berbasis perubahan resistansi sensor dengan rata-rata error sebesar 7,53% (serta mencapai akurasi hingga 98,33% pada kondisi biji kopi kering). Sistem logika fuzzy Sugeno yang dirancang berhasil memberikan estimasi durasi penjemuran secara objektif dengan tingkat keberhasilan sistem sebesar 92,47%. Sistem ini dapat digunakan sebagai alat bantu dalam menentukan kondisi pengeringan biji kopi secara lebih objektif, praktis, dan mudah dioperasikan, sehingga diharapkan mampu membantu petani maupun pelaku usaha pascapanen dalam meningkatkan efisiensi proses pengeringan dan menjaga kualitas biji kopi.
Tidak tersedia versi lain