TA DIGITAL
Rancang Bangun Green Power Plant Berbasis Hybrid Energi Terbarukan Dilengkapi Sistem Monitoring Esp32 Dan Web Dashboard Pada Aeroponik Kentang G0 = Design and Construction of a Renewable Hybrid Green Power Plant Equipped with an ESP32 Monitoring System and Web Dashboard for G0 Potato Aeroponics
A. Fikri Haekal & Ferdyawan Akhmad “Rancang Bangun Green Power Plant pada
Sistem Aeroponik Kentang G0 Berbasis Hybrid Energi Terbarukan”, Tugas Akhir
D3 Teknik Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang,
di bawah bimbingan Sarono Widodo, S.T., M.Kom dan Dr. Eng., Irfan Mujahidin,
S.T., M.T., M.Sc.
Budidaya bibit kentang G0 pada sistem aeroponik memerlukan pasokan listrik
kontinu untuk mengoperasikan pompa pengabutan nutrisi dan pendingin air
(water chiller). Pemadaman listrik dari jaringan PLN berisiko menaikkan suhu
perakaran dan menghentikan suplai nutrisi, yang dapat menyebabkan kematian
bibit kentang G0 akibat kekeringan. Penelitian ini merancang sistem Green Power
Plant berbasis energi terbarukan dengan konfigurasi hybrid (Panel Surya dan
PLN) yang terintegrasi dengan sistem pemantauan telemetri berbasis Internet of
Things (IoT). Sistem mengintegrasikan Panel Surya 300 Wp, pengontrol
Maximum Power Point Tracking (MPPT) 1000 W, baterai LiFePO4 12,8 V 100
Ah (1.280 Wh), Smart BMS, mikrokontroler ESP32, serta modul Softstart 3500 W
untuk meredam lonjakan arus mula (inrush current) kompresor chiller 240 W.
Data telemetri dikirim oleh ESP32 menuju Firebase Realtime Database dan
ditampilkan pada antarmuka web dashboard dengan interval pembaruan setiap 10
detik. Hasil pengujian menunjukkan panel surya menghasilkan daya puncak 153
Watt dengan efisiensi MPPT 95%. Baterai LiFePO4 dengan kapasitas berguna
1.024 Wh (Depth of Discharge 80%) mampu menopang total beban kontinu ~320
Watt selama 2,88 hingga 3 jam saat terjadi pemadaman PLN, sehingga kontinuitas
pengabutan nutrisi dan suhu lingkungan akar kentang G0 tetap terjaga secara
optimal.
Tidak tersedia versi lain