TA DIGITAL
Rancang Bangun Smart Cluster Irrigation System untuk Tanaman TOGA Berbasis IoT Menggunakan Integrasi OpenWeatherMap dan Notifikasi Telegram = Smart Cluster Irrigation System Design for TOGA Plants Based on IoT Using OpenWeatherMap Integration and Telegram Notifications
Penyiraman tanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) umumnya masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan pemantauan secara berkala dan berpotensi menyebabkan penyiraman yang kurang tepat akibat perubahan kondisi kelembapan tanah maupun cuaca. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Smart Cluster Irrigation System berbasis Internet of Things (loT) yang mampu melakukan penyiraman otomatis. Sistem terintegrasi tiga Sensor Soil Moisture, Sensor Hujan, modul RTC DS3231, layanan OpenWeatherMap, dan Telegram Bot sebagai dasar pengambilan keputusan penyiraman. Metode penelitian yang digunakan adalah prototyping, yang meliputi tahapan observasi, perencanaan, perancangan, pembuatan prototype, implementasi, dan pengujian Sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Sensor Soil Moisture memiliki rata-rata akurasi sebesar 94,79%, sedangkan Sensor hujan mampu membedakan kondisi hujan dan tidak hujan dengan nilai Threshold sebesar 1641,3 ADC. Pengujian delay menghasilkan rata-rata waktu respons sebesar 49,6 ms pada kontrol manual, 5441,7 ms pada penyiraman otomatis, dan 1,1 ms pada kontrol melalui Telegram Bot. Selain itu, hasil evaluasi terhadap 23 responden menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 95,73% dengan kategori Sangat Baik. Berdasarkan hasil tersebut, sistem mampu mendukung penyiraman tanaman TOGA secara otomatis berdasarkan kondisi sensor, jadwal, dan prakiraan cuaca, tetap beroperasi saat koneksi internet tidak tersedia, serta menyediakan monitoring dan kontrol jarak jauh melalui Telegram Bot.
Tidak tersedia versi lain