SKRIPSI DIGITAL
Analisis Kinerja Inverter Berdasarkan Perbedaan Pola Operasi Hari Kerja dan Akhir Pekan pada Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) Pantai Baru = Inverter Performance Analysis Based on Differences in Weekday and Weekend Operation Patterns at the Pantai Baru Hybrid Power Plant (PLTH)
Wahyu Widodo "Analisis Kinerja Inverter Berdasarkan Perbedaan Pola Operasi Hari Kerja dan Akhir Pekan Pada Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) Pantai Baru". Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang, Dibimbing oleh Supriyo, S.T., M.T. dan Erwan Tri Efendi, S.T., M.T. 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja inverter, membandingkan kinerja inverter antara hari kerja dan akhir pekan , serta mengevaluasi kualitas daya keluaran inverter pada Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) Pantai Baru. Penelitian ini penting dilakukan karena perubahan pola operasi menyebabkan inverter bekerja pada kondisi pembebanan yang berbeda sehingga perlu diketahui pengaruhnya terhadap kinerja, efisiensi, dan kualitas daya inverter. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif-komparatif dengan memanfaatkan data operasional inverter yang diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan. Pengamatan dilakukan pada pukul 08.00–16.00 WIB dengan interval satu jam. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan dan arus masukan serta keluaran, faktor daya, dan frekuensi. Data tersebut digunakan untuk menghitung daya masukan, daya keluaran, efisiensi konversi, dan rugi-rugi daya serta mengevaluasi kualitas daya inverter pada kondisi hari kerja dan akhir pekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya masukan pada kondisi hari kerja sebesar 2.089,998 W dan pada akhir pekan sebesar 2.657,592 W, sedangkan rata-rata daya keluaran masing-masing sebesar 1.300,721 W dan 1.774,026 W. Efisiensi rata-rata inverter sebesar 58,057% pada hari kerja dan 66,069% pada akhir pekan, sedangkan rata-rata rugi-rugi daya sebesar 784,247 W dan 883,816 W. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa kondisi akhir pekan memiliki daya masukan dan daya keluaran yang lebih tinggi serta efisiensi konversi yang lebih baik dibandingkan hari kerja. Dari aspek kualitas daya, tegangan keluaran berada di sekitar nilai nominal inverter 220 V, dengan rata-rata 220,78 V pada hari kerja dan 220,16 V pada akhir pekan. Faktor daya rata-rata sebesar 0,852 pada hari kerja dan 0,886 pada akhir pekan, sedangkan frekuensi keluaran tetap 50 Hz selama pengujian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pola operasi berpengaruh terhadap karakteristik daya dan efisiensi inverter, sedangkan kualitas daya keluaran tetap relatif stabil. Oleh karena itu, pemantauan kinerja dan pemeriksaan kondisi inverter secara berkala diperlukan untuk menjaga kinerja konversi tetap optimal.
Kata kunci: PLTH Pantai Baru, inverter, kinerja inverter, efisiensi, rugi-rugi daya, hari kerja, akhir pekan, kualitas daya.
Tidak tersedia versi lain