SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengaruh Head terhadap Daya Output dan Konsumsi Air Spesifik (Specific Water Consumption) pada Turbin Kaplan di PLTA Kedungombo PT. PLN Indonesia Power UBP Mrica = Analysis of the Effect of head on Output Power and Specific Water Consumption of Kaplan Turbines at Kedungombo Hydroelectric Power Plant PT. PLN Indonesia Power UBP Mrica
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) memanfaatkan energi potensial air untuk menghasilkan energi listrik melalui proses konversi energi pada turbin dan generator. Kinerja pembangkit dipengaruhi oleh berbagai parameter operasi, salah satunya head yang berperan penting terhadap daya output dan efisiensi pemanfaatan air. Dalam penelitian ini, head (H) digunakan sebagai variabel bebas, sedangkan daya output (P) dan Specific Water Consumption (SWC) digunakan sebagai variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh head terhadap daya output dan SWC serta menentukan kondisi operasi optimal turbin Kaplan di PLTA Kedungombo PT. PLN Indonesia Power UBP Mrica. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan 223 data operasional aktual periode Januari–Oktober 2025 yang meliputi elevasi reservoir, elevasi turbin, debit, daya output, dan waktu operasi. Data diolah untuk memperoleh nilai head, daya teoritis, efisiensi sistem, volume air, energi listrik, dan SWC. Analisis pengaruh head terhadap daya output dan SWC dilakukan pada kondisi debit konstan sebesar 60 m³/s, sedangkan penentuan kondisi operasi optimal dilakukan berdasarkan parameter tak berdimensi dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rentang head 35,17–48,18 m, rata-rata daya output meningkat dari 14,38 MW menjadi 15,71 MW, sedangkan rata-rata nilai SWC menurun dari 9.239 m³/MWh menjadi 7.829 m³/MWh. Pada debit konstan 60 m³/s, daya output meningkat dari 21,18 MW pada head 40,23 m hingga mencapai 22,30 MW pada head 42,68–42,98 m, sedangkan SWC menurun seiring peningkatan head. Berdasarkan analisis parameter tak berdimensi, kondisi operasi optimal diperoleh pada head 44,26 m dan debit 30 m³/s, dengan daya output sebesar 13 MW dan efisiensi sistem sebesar 99,77%. Dengan demikian, peningkatan head cenderung meningkatkan daya output dan menurunkan nilai SWC, sehingga head menjadi salah satu parameter penting dalam optimalisasi kinerja turbin Kaplan di PLTA Kedungombo.
Kata kunci: PLTA, Turbin Kaplan, Head, Daya Output, Specific Water Consumption (SWC).
Tidak tersedia versi lain