SKRIPSI DIGITAL
Analisis Konsentrasi Fluida Pendingin Air, Air-Ethylene Glycol, Dan Air-Propylene Glycol Terhadap Efektivitas Penukar Kalor Tipe Selongsong Dan Tabung = Analysis of Concentration of Water, Water-Ethyene Glycol, and Water-Propylene Glycol Coolant Fluids on The Effectiveness of Shell and Tube Heat Exchangers
Rahmat Danu Hidayat, “Analisis Konsentrasi Fluida Pendingin Air, Air-Ethylene
Glycol, Dan Air-Propylene Glycol Terhadap Efektivitas Penukar Kalor Tipe
Selongsong Dan Tabung”. Skripsi DIV Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri
Semarang, di bawah bimbingan Anis Roihatin, S.T., M.T dan Ir. Mulyono, M.T. Juli
2026, 67 halaman
Penukar kalor tipe selongsong dan tabung adalah salah satu penukar kalor yang
paling banyak digunakan di industri. Pemilihan fluida pendingin menjadi faktor
utama dalam menentukan performa termalnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh variasi fluida pendingin air, air dengan etilen gilikol
(ethylene glycol) dengan konsentrasi (20%, 30%,40%) dan air dengan propilen
gilikol (propylene glycol) dengan konsentrasi (10%, 20%, 30%) terhadap
efektivitas, beda temperatur rata-rata logaritmik (LMTD) serta resistansi
termalnya dengan penukar kalor tipe selongsong dan tabung konfigurasi aliran
berlawanan arah. Karena detail geometri tidak dapat diakses, efektivitas dihitung
langsung melalui perbandingan kalor aktual terhadap kalor maksimum, serta
resistansi termal diperoleh dari R=1/UA berbasis perhitungan LMTD. Hasil
penelitian didapatkan bahwa air murni menghasilkan efektivitas tertinggi sebesar
29,931%, dengan LMTD 9,058 ºC dan resistansi termal terendah sebesar 2,190 ºC
/W, sedangkan propylene glycol 30% menghasilkan efektivitas terendah sebesar
15,454%, resistansi termal tertinggi sebesar 5,497 ºC /W dan nilai LMTD tertinggi
sebesar 10,663 ºC . Ditemukan juga hubungan terbalik antara nilai LMTD dengan
efektivitas dikarenakan meningkatnya resistansi termal seiring bertambahnya
konsentrasi glycol. Apabila proteksi antibeku diperlukan penambahan EG20% juga
dapat menjadi pilihan dengan penurunan efektivitas 23,43% dibandingkan dengan
air murni.
Kata kunci : penukar kalor, selongsong dan tabung, air, ethylene glycol, propylene
glycol, efektivitas, LMTD, resistansi termal
Tidak tersedia versi lain