ABSTRAK Ahmad Randi Rasmawan, “Analisis Pengaruh Overconfidence, Anchoring, Representativeness, Availability, Confirmation, dan Risk Perception Terhadap Keputusan Investasi Generasi Z Pengguna Aplikasi Bibit di Indonesia”, Tugas Akhir DIII Keuangan dan Perbankan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Mirasanti Wahyuni, S.E., M.Si. dan Muhamad Sidik, S.K…
Pada era perkembangan teknologi saat ini fenomena investasi ilegal atau investasi bodong semakin marak dan menimbulkan kerugian besar bagi para investor. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian akibat investasi ilegal telah mencapai Rp138,67 triliun. Generasi Z menjadi kelompok yang rentan menjadi korban karena kurangnya perencanaan investasi yang terstruktur serta adanya pengaruh d…
Meningkatnya jumlah investor reksa dana serta kemudahan akses investasi melalui aplikasi digital seperti Bibit menunjukkan perkembangan investasi di kalangan mahasiswa. Namun, keputusan investasi tidak hanya berkaitan dengan kemudahan akses, tetapi juga dipengaruhi oleh financial literacy, overconfidence, dan persepsi return, sementara hasil penelitian terdahulu mengenai ketiga faktor tersebut …
Perkembangan investasi cryptocurrency di Indonesia menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya Generasi Z yang memiliki kedekatan dengan teknologi digital dan media sosial. Berdasarkan Behavioral Finance Theory, keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada pertimbangan rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganal…
Meningkatnya jumlah investor di Indonesia khususnya di investor galeri investasi CMC Polines akan mempengaruhi strategi investasinya , tidak hanya melihat analisis fundamental dan analisis teknikal. Namun, proses pengambilan keputusan dilakukan juga melibatkan emosinya. Keterlibatan emosi dalam proses pengambilan keputusan sering kali menyebabkan seorang investor menjadi kurang rasional …